Rabu, 23 Maret 2011

Dua Ledakan Terdengar di Tripoli pada Rabu Pagi Ini


Setidaknya dua ledakan telah terdengar di ibu kota Tripoli Libya sebelum fajar Rabu ini (23/3) untuk malam keempat berturut-turut sejak awal serangan pasukan koalisi internasional terhadap sasaran milik rezim Kolonel Muammar Gaddafi, pada saat kampanye militer pimpinan AS terus melakukan pemboman udara atas negara itu.

Sementara itu, belum terdengar tembakan rudal anti pesawat di kota itu, Reuters melaporkan.

Puluhan warga sipil telah tewas di Libya sejak AS, Inggris, Perancis dan beberapa negara Barat lainnya melancarkan serangan mereka pada negara Afrika Utara tersebut.

Intervensi militer datang setelah pasukan yang setia kepada penguasa Libya Muammar Gaddafi mulai mendekati daerah oposisi-yang berada di Libya timur.

Pasukan anti-pemerintah Libya, terinspirasi oleh revolusi yang menggulingkan penguasa otoriter di negara tetangga mereka Tunisia dan Mesir, yang berjuang untuk menggeser Gaddafi setelah menderita di bawah pemerintahan despotik selama lebih dari 41 tahun.

Koalisi pimpinan AS mengklaim serangan mereka menargetkan pasukan udara dan pasukan darat Gaddafi, namun para analis politik berpendapat bahwa motif utama di balik invasi militer aliansi Barat ke Liobya adalah untuk menjamin akses ke cadangan minyak besar di negara Afrika Utara itu.

Serangan ke Libya adalah intervensi militer Barat terbesar di dunia Arab sejak invasi tahun 2003 pimpinan AS ke Irak yang masih bertahan dengan kehadiran hampir 50.000 pasukan AS di sana. (fq/reu)

sumber : http://www.eramuslim.com/berita/dunia/dua-ledakan-terdengar-di-tripoli-pada-rabu-pagi-ini.htm

0 comments: