Senin, 21 Februari 2011

Mourinho: Manfaatkan Status Sebagai Raja Eropa, Madrid


Jakarta - Real Madrid sudah lama terkurung dalam "kutukan 16 besar" Liga Champions. Keyakinan diri sebagai Raja Eropa merupakan salah satu modal yang harus dimaksimalkan El Real untuk kembali ke tahta-nya.

Setelah ditekuk AS Monaco di babak perempatfinal Liga Champions musim 2003-04, Madrid sama sekali belum pernah menjejak babak tersebut lagi karena selalu sudah kandas duluan di babak perdelapanfinal.

Situasi ini membuat juara sembilan kali Piala/Liga Champions itu disebut terkena kutukan 16 besar.

Tengah pekan ini sang Raja Eropa melakoni leg I babak 16 besar Liga Champions dengan Lyon sebagai lawan. Tim berjuluk Les Gones itu merupakan penjegal Madrid di kompetisi musim lalu.

Pelatih Madrid Jose Mourinho menegaskan bahwa anak buahnya harus memiliki rasa percaya diri yang tinggi seiring dengan status mereka sebagai Raja Eropa.

"Kami punya pengalaman bisa mengatasi masalah bila kami menganggap apa yang kami hadapi itu adalah hal yang gampang. Respek kami kepada lawan harus berdasar pada situasi terkini mereka, bukan situasi musim lalu," ujar pria Portugal itu di situs resmi Madrid.

"Real Madrid merupakan juara dari para juara Eropa dan kami harus bermain dengan keyakinan seperti itu. Kami paham apa yang harus kami lakukan untuk mencapai babak selanjutnya," tandas Mourinho.

Mantan pelatih FC Porto, Chelsea, dan Inter Milan itu mengatakan bahwa dia pernah mengalami situasi serupa di waktu lalu yakni saat menukangi Nerazzuri.

"Akan kita lihat apakah kami akan bisa memenangi Liga Champions atau tidak. Di laga ini kami harus melalui dua tembok: mencapai perempatfinal dan mengalahkan Lyon, tim yang belum pernah kami kalahkan. Saya menghadapi situasi serupa ketika menukangi Inter Milan dan kami mengakhirinya dengan memenangi Liga Champions. Kita lihat seperti apa tahun ini."

Ada tiga sosok di Madrid yang memiliki pengalaman menyingkirkan Lyon di Liga Champions. Mereka adalah Morinho sendiri, Ricardo Carvalho, dan Cristiano Ronaldo.

Mou dan Carvalho melakukannya saat bersama FC Porto di perempatfinal Liga Champions 2003-04. Sedang CR7 melakukannya saat bersama Manchester United di 16 besar LC 2007-08.

"Laga melawan Lyon adalah sesuatu yang baru bagi tim saya. Tim Prancis itu membawa kenangan saya kembali di waktu lalu karena saya menyingkirkan mereka ketika saya memenangi Liga Champions. Ricardo Carvalho dan Cristiano Ronaldo juga melakukan hal yang sama. Jadi kami harus menyingkirkan Lyon untuk mencapai target kami," ujar Mourinho.

Menghadapi laga berat ini, The Special One mengatakan tidak melakukan persiapan khusus. "Saya tak melakukan sesuatu yang spesial atau berbeda dalam persiapan. Kami baru bicara soal lawan pada hari ini. Kami paham apa yang kami inginkan dan tujuan kami adalah menjuarai kompetisi."

"Secara normal saya akan bicara soal lineup yang saya gunakan, tapi tidak sekarang. Hanya saya satu-satunya yang tahu siapa yang bakal saya turunnkan besok. Bahkan pemain sendiri belum tahu," pungkas dia. ( nar / krs )
Ref : http://www.detiksport.com/sepakbola/read/2011/02/22/060100/1575640/73/mourinho-manfaatkan-status-sebagai-raja-eropa-madrid?b99110170

0 comments: