Kamis, 24 Februari 2011

Black Metal, Pemuja Setan, dan Kesesatannya

Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.
[QS. Al-Fatihah [1] : 6-7]

Manusia memohon & berdoa kepada Tuhan untuk kehidupan yang baik, aman dan sejahtera, serta perlindungan dari godaan & hasutan setan. Akan tetapi, ada pula manusia yang malah menjadikan setan sebagai pusat penyembahan karena setan menggoda dengan kenikmatan, kemewahan, & kepuasan hawa nafsu sehingga tidak sedikit manusia yang meminta pertolongan setan untuk mencapai kepuasan nafsu duniawi tersebut.

1. Sejarah Setan
Kedudukan setan sebelumnya sama dengan malaikat yaitu berada di surga. Namun, akibat keingkarannya kepada Allah dan keengganannya untuk sujud kepada Adam, maka Allah melaknatnya. Ketika Allah memerintahkan para malaikat untuk sujud kepada Adam, semua malaikat pun mematuhi perintah-Nya kecuali iblis, karena menganggap kedudukannya lebih tinggi daripada manusia. Iblis diciptakan dari api sedangkan manusia diciptakan dari tanah.
Sebagai hukuman terhadap keingkaran iblis itu, maka ia diusir dari surga hingga hari kiamat. Oleh karena itu, iblis meminta kepada Allah agar diberi umur panjang hingga hari kiamat serta membolehkannya menghasut dan menyesatkan manusia. Dari sanalah iblis mulai menggoda manusia (Adam & Hawa) yang ketika itu tinggal di Surga Firdaus. Oleh Allah Adam dan Hawa diperbolehkan untuk memakan semua buah-buahan yang ada di surga kecuali buah Khuldi. Iblis mulai menghasut Adam dan Hawa untuk memakan buah tersebut hingga akhirnya Adam dan Hawa pun memakannya. Sebagai, hukuman atas pelanggaran terhadap larangan Allah itu, Adam dan Hawa diturunkan ke dunia dan menjadi manusia pertama didunia.
Itulah awalnya iblis menggoda manusia supaya manusia sesat & lalai dari perintah-perintah Allah.

2. Pemuja Setan
Upacara persembahan korban untuk setan biasanya diikuti dengan berbagai acara hiburan dan pesta seks yang melampaui batas. Mereka yang terlibat dalam pesta pemujaan setan, biasanya meminum minuman keras hingga mabuk serta melakukan hubungan seks seenaknya dan beramai-ramai. Pesta itu dipenuhi unsur pemujaan kepada benda gaib dan penggunaan kekuatan sihir serta ilmu hitam.
Pemujaan setan telah dipraktekan di India 7000 tahun yang melalui ilmu pengetahuan kerohanian Tantra. Rahib-rahib Tantra yang dikenal sebagai Tantrika, memohon kepada setan agar menghancurkan musuh-musuh para pelanggan yang mendapatkan pelayanan mereka. Para penganut ajaran Tantra melakukan ritual dikawasan pekuburan dengan menggunakan kekuatan gaib, pesta seks, persembahan korban manusia dan hewan, serta penggunaan arak dan bahan-bahan pembangkit halusinasi lainnya. Pemujaan dan penyembahan setan mencapai puncaknya pada abad ke-17, di Eropa ratusan ribu wanita telah dibakar hidup-hidup ketika mengamalkan sihir dan terlibat pemujaan setan. Di Prancis, seorang permaisuri Raja Louis XIV disingkirkan karena telah mengadakan upacara pemujaan setan dengan sembahyang sambil bertelanjang didalam ruang bawah tanah. Permaisuri itu telah mengorbankan seorang anak sebagai persembahan kepada setan pada setiap puncak acara. Mazhab agama di Bukit Khasi Meghalaya, India, pemujaan setan sudah menjadi satu hal yang biasa. Agama Kristen telah dicampuradukan dengan penyembahan setan yang dikenal sebagai sebutan Thlen.
Pemujaan terhadap setan dipercaya telah berawal sejak ribuan tahun yang lalu yang merupakan evolusi agama. Penyembahan setan dikenal sebagai demonolatry. Di kalangan suku asli Amerika Selatan, pemujaan setan dilakukan dengan leluasa, misalnya masyarakat Indian Amerika mengorbankan anak-anak lelaki berusia 10-15 tahun untuk setan yang bernama okee. Pemujaan Okee dilakukan untuk melindungi harta benda, ternak, dan tanaman mereka dari kehancuran. Menurut mereka, Okee bukan hanya berkuasa menurunkan bencana, melainkan juga dapat membunuh mereka. Jadi, pemujaan setan dan unsur jahat dilakukan untuk mendapatkan perlindungan dan jaminan keselamatan dari kuasa yang ada diluar kendali mereka.
Penduduk pribumi di Haiti yang dikenal sebagai kelompok Hispaniola juga mengadakan persembahan kepada setan. Setan yang mereka sembah itu bernama Jocanna, yang dipercayai memiliki kekuatan hebat dan merupakan setan yang paling jahat. Negara Haiti memang terkenal dengan berbagai aktivitas sihir, magis, dan ilmu hitam. Salah satu ilmu hitam yang paling ditakuti adalah Voodoo. Aktivitas Voodoo mempunyai hubungan erat dengan pemujaan setan dan mayat bernyawa yang biasa dipanggil zombi. Demikian pula dengan penduduk Mexico, hingga hari ini mereka masih dihantui ketakutan terhadap setan Huitzilopochtli. Untuk menghormati dan menentramkan setan tersebut, mereka membasahi tempat pemujaan dengan darah manusia. Dengan berbuat demikian, mereka berharap tidak akan diganggu lagi oleh setan tersebut.
Paham satanisme menganjurkan agar manusia menggulingkan Tuhan dan meletakan setan sebagai penguasa yang maha agung di dunia ini. Hanya setan yang mampu memberikan kekuatan dan keyakinan kepada manusia untuk menjalani kehidupan ini. Orang yang mengikuti cara hidup setan tidak akan kecewa, putus asa, dan mengalami kegagalan. Pemujaan setan akan membantu seseorang untuk mencapai hasratnya akan materi dan kebendaan. Setan juga dapat memberikan kepuasan dan kesenangan seks kepada para pengikutnya. Dengan menyembah setan manusia dianggap terbebas dari beban dosa dan rasa bersalah. Oleh karena itu, mereka tidak perlu takut dan merasa bersalah ketika melakukan perbuatan yang bertentangan dengan ajaran agama dan kehendak Tuhan. Manusia akan bebas sepenuhnya dari penghambaan kepada Tuhan. Adapun hal itu akan berlaku apabila setan menjadi tuan di dunia dan manusia menjadi pelayannya.

3. Gereja Setan
Di San Francisco, berdiri Church of Satan yang didirikan oleh Anton Szandor La Vey pada tahun 1966. Ia juga mengarang Bible Satanic dengan menyelewengkan sebagian kandungan injil.
Sebenarnya, La Vey bukan seorang penganut Kristen yang taat. Ia adalah mantan pelatih binatang sirkus dan pernah menjadi pakar hipnotis serta juru lukis polisi. Tingginya 305 cm dan memiliki wajah yang menawan serta postur tubuh yang bagus. Penampilannya membuat banyak orang tertarik padanya. Ia mengambil kesempatan dari kelebihan fisiknya dengan mendirikan ajaran baru.
Para pengikut dan anggota Church of Satan dikenal dengan sebutan grotto. Pengikut Church of Satan diwajibkan berikrar dan memberikan komitmen penuh untukmeninggalkan kegiatan spiritual yang berkaitan dengan surga dan neraka. Sebaliknya, mereka diajarkan supaya mementingkan kebendaan dan berusaha untuk mewujudkan suatu masyarakat yang bersifat materialistik. Kelompok pemuja setan ini mempunyai lima tahap keanggotaan, tahap pertama ialah anggota baru, kemudian anggota lama, anggota pengamal ilmu hitam, ahli sihir, dan yang terakhir adalah Magus. Tahap terakhir ini hanya dipegang oleh seorang saja, yaitu La Vey. Gereja setan ini mempunyai sembilan badan pemerintahan yang juga diketahui oleh La Vey.
Bible Satanicmenggariskan sembilan kode kesetanan yang harus dipatuhi oleh para pengikutnya.
1. Setan mewakili tuntutan dan kehendak hawa nafsu.
2. Setan mewakili wujud penting sebuah realitas.
3. Setan mewakili kebijaksanaan, tidak ada perkataan keji dan hina, begitu pula dengan pura-pura atau berbohong.
4. Setan mewakili pembalasan yang setimpal terhadap dendam, permusuhan, pembunuhan, ataupun kejahatan.
5. Setan mewakili tanggung jawab dan mempunyai peran untuk menjelaskan peranan serta kedudukan manusia.
6. Setan mewakili kebaikan kepada siapapun yang dianggap wajar.
7. Setan mewakili manusia sama seperti hewan lain.
8. Setan mewakili semua hal yang disebut dosa.
9. Setan menjadi rekan terbaik bagi Gereja Setan karena ia memastikan keuntungan sepanjang tahun.

4. Black Metal
Penampilan pengikut Black Metal memang pelik dan tidak sulit untuk mengenalinya. Selain berpakaian serba hitam dan menonjolkan lambang-lambang tertentu, anggota kelompok Black Metal juga menunjukan citra yang cabul, kotor, dan hippies. Para anggota Black Metal merupakan pemuja setan. Mereka percaya bahwa setan dapat memberikan dan memenuhi segala keinginannya. Bagi mereka, agama terdapat banyak larangan yang perlu dipatuhi, sedangkan dengan memuja setan, mereka dapat melakukan apa saja yang disukainya tanpa halangan apapun. Aksesoris yang mereka pakai melambangkan kelompok mereka. Mereka percaya dengan mengenakan simbol-simbol itu pada dirinya, maka sifat-sifat kesetanan akan menjelma pada setiap tingkah lakunya.
Kelompok Black Metal menggunakan simbol bintang bersudut lima. Simbol ini mewakili setan Bephomet yang juga dipuja oleh kelompok Black Metal. Setiap sudut pada bintang tersebut mewakili unsur-unsur Ruh, air, api, angin, dan tanah. Kelompok Black Metal juga menggunakan kepala kambing bertanduk dua sebagai simbol. Kepala kambing telah digunakan oleh para pemuja setan sejak ribuan tahun yang lalu. Berdasarkan penelitian menyebutkan bahwa praktik memuja kepala kambing telah ada di lembah Euphartes dan Tigris sejak 6000 tahun yang lalu. Puncak dari pemujaan terhadap kepala kambing ialah dengan persembahan korban manusia ataupun binatang.
Simbol lain yang cukup terkenal adalah salib terbalik, yang membawa pengertian bahwa kelompok Black Metal anti terhadap agama kristen. Konon, simbol ini telah dipakai sejak masa perang salib saat tentara kristen melakukan serangan terhadap umat islam yang berlangsung selama lebih kurang 350 tahun dengan kemenangan pada umat islam. Perang salib sebenarnya didalangi oleh bangsa Yahudi. Orang-orang Yahudi telah menyalurkan dana untuk membiayai perang tersebut. Simbol salib terbalik telah digunakan sebagai perantara dan lambang hubungan antara orang Yahudi dan pasukan tentara yang di biayainya. Jadi, kelompok Black Metal mempunyai hubungan dengan peran dan agenda jahat orang Yahudi sebagai usaha mereka untuk menguasai dunia dan umat manusia.
Di kalangan pengikut Black Metal, setan-setan yang dipuja biasanya membawa elemen keganasan, kemusnahan, kejahatan, kezaliman, kegelapan, dan berbagai unsur negatif lainnya. Setan-setan itu mempunyai hubungan dekat dengan mitos yang terdapat dalam ajaran Kristen dan Yahudi. Setan-setan itu ialah Abbadon, Adramelech, Ahrimen, Ammit, Anti-Christ, Asmodeus, Astaroth, Azazel, Baphomet, Behemoth, Eurynome, Lucifier, Mammon, Mastema, Paimon, Sammael, Satanchia, dan Zagan. Tugas setan-setan ini ialah menyesatkan manusia guna melancarkan kekuasaan satanik didunia.
Aliran musik kelompok Black Metal yang dipenuhi dengan acara seks bebas, pemujaan setan, dan kesesatan sebenarnya adalah ciptaan Yahudi. Musik underground dipelopori oleh seorang lelaki Yahudi yang bernama Yurinamus. Dengan sokongan keuangan yang kuat dan media massa yang dikuasai oleh organisasi Yahudi, aliran musik yang ganas, gila, dan sesat itu menjadi cepat populer dikalangan remaja. Ditambah lagi dengan usaha-usaha yang dibuat secara sistematis diatas nama liberalisme, humanisme, dan ideologi-ideologi lain yang akhirnya golongan remaja menjadi penentang agama dan Tuhannya. Musik Black Metal menjanjikan kebebasan untuk mereka agar dapat melepaskan diri dari segala peraturan agama, undang-undang, dan norma yang katanya menyusahkan remaja

0 comments: