Senin, 16 Januari 2012

Militan Hizbullah Targetkan Turis-turis As dan Israel di Bangkok

Militan Hizbullah Targetkan Turis-turis As dan Israel di Bangkok

BANGKOK, THAILAND (voa-islam.com) - Seorang tersangka anggota militan Hizbullah yang ditangkap oleh polisi Jumat menargetkan warga Yahudi dan Amerika di Bangkok, Menteri Pertahanan Jenderal Yutthasak Sasiprapa mengatakan hari Ahad (15/01/2012).

Rencana kelompok militan itu hanya untuk menargetkan tempat umum tertentu di mana kelompok-kelompok besar warga Israel dan Amerika diketahui berkumpul, seperti Khao San Road, Jenderal Yutthasak mengatakan pada konferensi pers. Tidak ada provinsi lain pada daftar target tersebut.

Jenderal Yutthasak mengatakan kelompok itu memilih Bangkok sebagai bagian dari rencana untuk membalas dalam setiap cara yang mungkin untuk melawan Israel, yang dituduh mendalangi pembunuhan seorang tokoh elit Hizbullah di Suriah pada tahun 2008.

Dia mengatakan agen-agen keamanan dan intelijen Thailand telah menerima informasi dari badan intelijen Israel Mossad tentang pergerakan oleh anggota Hizbullah di Thailand sejak 18 Desember.

Dia menegaskan gerakan kelompok tersebut benar-benar dalam pantauan otoritas, tetapi mereka belum melakukan penangkapan karena tidak ada bukti bahwa tersangka telah melakukan pelanggaran apapun.

..kelompok itu memilih Bangkok sebagai bagian dari rencana untuk membalas dalam setiap cara yang mungkin untuk melawan Israel, yang dituduh mendalangi pembunuhan seorang tokoh elit Hizbullah di Suriah pada tahun 2008.

Laporan itu awalnya menunjukkan bahwa dua tersangka yang terkait dengan kelompok militan yang berbasis di Libanon telah memasuki Thailand, tetapi kemudian mengatakan empat atau lima tersangka mungkin telah tiba di kerajaan.

Polisi Thailand bertanggung jawab untuk melacak dua tersangka, salah satunya diidentifikasi sebagai Atris Hussein, seorang pria Swedia-Lebanon, yang ditangkap di bandara Suvarnabhumi.

Hussein diduga mengakui ia datang ke Bangkok untuk melakukan serangan teror, tetapi memutuskan untuk tidak melanjutkan aksi setelah penyamarannya diketahui oleh pemerintah, kata menteri pertahanan.

Di Beirut, pejabat Hizbullah Ghaleb Abu Zainab mengatakan kepada televisi LBC kemarin bahwa Atris Hussein bukanlah anggota Hizbullah.

Jenderal Yutthasak bersikeras bahwa semua tersangka anggota Hizbullah lainnya telah meninggalkan negara itu. (by/bp)

0 comments: