Rabu, 13 April 2011

Wasiat Nasehat Sayyidina Habib Ali bin Abu Bakar As-Sakran

"Barangsiapa memiliki hubungan dengan orang-orang yang telah meninggal dunia dengan terbiasa menghadiahkan pahala membaca Al-Qur'an, dzikir, doa', sedekah dan ibadah lainnya, maka kelak di kubur dia tidak akan merasa kesepian. Bahkan setelah meninggal dunia dia akan merasa senang. Dia seperti orang yang berkunjung ke rumah teman yang pandai menghibur dan selalu memuliakannya.
Jika engkau sering mengirim surat dan hadiah kepada orang yang tinggal di Negara lain serta menjamunya saat dia datang mengunjungimu, maka bagaimana kiranya ketika engkau mengunjungi negaranya? Tentu dia akan berbuat baik kepadamu, menghiburmu dan memuliakanmu. Engkau tidak akan merasa kesepian."

"Saudaraku! Jangan tinggalkan satu pun sunah dan adab yang terdapat dalam syariat, tanpa udzur ( alas an ) yang benar. Sebab , Abdullah bin Mubarak Ra berkata :
barangsiapa meremehkan adab, akibatnya dia akan meninggalkan sunah. Dan barangsiapa meremehkan sunah, akibatnya dia akan meninggalkan yang wajib. Dan barangsiapa meremehkan yang wajib, akibatnya dia tidak akan memperoleh makrifat."
Rasulullah saw bersabda :
المعاصي بريد الكفر
Maksiat merupakan utusan ( kurir ) kekufuran.
Memandang remeh hal-hal yang makruh akan mendorong seseorang untuk berbuat yang haram dan meremehkan yang haram akan mendorong seseorang untuk kufur. Oleh karena itu, wahai saudaraku, dengan berlandaskan sunah dan hukum-hukum stariat, biasakan dirimu untuk menentang dan tidak mengikuti keinginan nafsu. Curahkanlah semua tenagamu untuk berjuang mendapatkan keridhaan Allah swt dan kesuksesan di hari esok."

0 comments: