Kamis, 20 Januari 2011

Biografi Jacobus Perviddya Solossa


Jacobus Perviddya Solossa (1948-2005)
Wafat Saat Bertugas

Gubernur Papua Jacobus Perviddya Solossa wafat Senin malam, 19 Desember 2005. Ia meninggal beberapa saat setelah membuka peringatan HUT Ke-25 dan Reuni SMA Negeri II Jayapura, kemudian menuju Gedung Sasana Karya untuk menghadiri peringatan Hari Trikora. Dia wafat diduga akibat kecapekan dan terkena serangan jantung.

Doktor ilmu sosial lulusan Universitas Padjadjaran, kelahiran Mefkajim Ayamaru, Sorong, 8 Mei 1948, itu meninggalkan seorang istri, Ny Emma Jacomina Maury Solossa dan dua anak, yakni Ekatherina Margareth Susana Solossa dan Aquino Leonardo Ruben Solossa.

Menurut Asisten III Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Abdul Kadir Djabar di RSUD Dok II Jayapura, pada pukul 19.00 WIT, JP Solosa membuka kegiatan SMA Negeri II di Gedung Olahraga Cenderawasih, Jayapura. Setelah itu, sekitar pukul 19.30 dengan mobil dinas dia bersama ajudannya menuju Gedung Sasana Karya Kantor Gubernur untuk menghadiri peringatan Hari Trikora yang sedianya berlangsung pukul 20.00.

”Namun, dalam perjalanan, sekitar 500 meter dari Gedung Olahraga, almarhum memerintahkan sopir pribadinya, Ngadin, menuju Rumah Sakit Dok II Jayapura, yang terletak sekitar 500 meter dari lokasi saat itu,” kata Abdul Kadir kepada Kornelis Kewa Ama (Kompas 20 Desember 2005).

Solossa langsung masuk ruang unit perawatan intensif (ICU). Sempat mendapatpertolongan medis, namun sekitar pukul 21.30 dia mengembuskan napas terakhir di hadapan istri, Ny Emma Solossa, adik kandung, para ajudan, dan sopirnya.

Menurut pihak rumah sakit, Solossa diduga wafat akibat serangan jantung. Meski demikian, pihak Polresta Jayapura berupaya melakukan otopsi. Apalagi Solossa meninggal dunia beberapa saat setelah mencicipi makanan di peringatan HUT SMAN II. Namun pihak keluarga menolak untuk dioyopsi. Isterinya, Ny Emma Jacomina Maury Solossa, menyatakan lebih memilih bersikap pasrah kepada kuasa Tuhan sebagai Sang Pencipta atas kematian Solossa.

Kegiatan Gubernur Solossa hari itu, seperti hari-hari sebelumnya, terutama setelah pengunduran diri Wakil Gubernur Drh Constant Karma tanggal 2 Desember 2005, sangat padat. Pukul 08.00 ia menerima tamu di kediamannya. Tamu ini sebagian besar adalah masyarakat Papua dari beberapa kabupaten/kota yang hampir setiap hari bertemu gubernur, meminta berbagai bantuan.

Pukul 11.00 Solossa membuka seminar perempuan di Gereja Pniel Kota Raja. Pukul 13.00 merayakan Natal bersama di Gereja Elim Abepura. Pukul 19.00 merayakan HUT dan Reuni SMAN II Jayapura. Rencananya pukul 20.00 dia akan hadir pada peringatan Hari Trikora di Sasana Karya, Kantor Gubernur, dan pukul 21.00 membuka rapat kerja Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan.

Solossa meninggal di tengah demikian peliknya persoalan di Papua. Ia sekaligus menangani masalah perbatasan dan Organisasi Papua Merdeka, pemekaran wilayah, otonomi daerah, keterbelakangan sebagian warga Papua, bahkan terakhir masalah kelaparan di Yahukimo.

Ribuan pelayat, termasuk para pejabat, memenuhi rumah sakit, tempat Solossa disemayamkan. Selain tengah menjabat Gubernur Papua, Solossa juga salah satu calon Gubernur Papua periode 2005-2010, berpasangan dengan Paskalis Kosy. Pasangan ini dinilai sebagai calon kuat. Program utamanya adalah pengembangan ruas jalan strategis di Papua. Program ini mendapat dukungan dari sebagian besar masyarakat.

Solossa mengecap pendidikan SD (Jongens Vervolg School) di Teminabuan, Sorong, lulus 196. Kemudian melanjut ke SMP Yayasan Pendidikan Kristen Manokwari, lulus 1964. Setelah itu masuk SMA Negeri Sorong, lulus 1968.

Gelar Sarjana Muda Administrasi Negara, diraihnya dari FISIP, Universitas Cendrawasih, 1973. Setelah bekerja di Pemda Tingkat I Irian Jaya, dia melanjutkan studi di FISIP Universitas Cendrawasih, dan berhasil meraih gelar Sarjana Administrasi Negara, 1986.

Kemudian, JP Solossa meraih gelar S2 (Magister) Bidang Ekonomi Pembangunan, dari Universitas Gjah Mada, Yogyakarta, 2000. Pada tanggal 9 Mei 2005, dia berhasil meraih gelar S3 (Doktor) Bidang Ilmu Sosial, Universitas Padjadjaran, Bandung, dengan predikat kelulusan cum laude, setelah mempertahankan disertasi: "Otonomi Khusus Papua dalam Menghadapi Disintegrasi Bangsa."

Sejak remaja, Solossa sudah aktif dalam berbagai organisasi. Dia juga aktif di KNPI. Bahkan menjabat Ketua DPD KNPI Tngkat I Irian Jaya, 1982-1985. Setelah itu menjabat Wakil Sekretaris DPD Golkar Tingkat I, Irian Jaya, 1986-1987 dan Wakil Ketua DPD Golkar Tingkat I Irian Jaya, 1988-1993. Pada era reformasi, dia pun aktif sebagai Pengurus Departemen Tani dan Nelayan DPP Golkar, 1998.

Selain berkarir di pemerintahan daerah, Solossa juga terpilih sebagai Anggota DPR RI, 1997-1999 dan Anggota Komisi IV DPR-RI, 1999-2001. Sampai akhirnya dia terpilih menjadi Gubernur Papua, 2001-2005. ►e-ti/tsl, dari berbagai sumber

*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)

C © updated 20122005




► e-ti/papua.go.id
Nama:
Dr Jacobus Perviddya Solossa, MSi
Lahir:
Mefkajim Ayamaru, Sorong, 8 Mei 1948
Wafat:
Jayapura, Senin 19 Desember 2005
Agama:
Kristen
Isteri:
Ny Emma Jacomina Maury Solossa
Anak:
- Ekatherina Margareth Susana Solossa
- Aquino Leonardo Ruben Solossa

Jabatan Terakhir:
Gubernur Pemerintah Propinsi Papua, 2001-2005

Pendidikan:
- SD (Jongens Vervolg School) Teminabuan, Sorong, 1961
- SMP Yayasan Pendidikan Kristen Manokwari, 1964
- SMA Negeri Sorong, 1968
- Sarjana Muda Administrasi Negara, FISIP, Universitas Cendrawasih, 1973
- Sarjana Administrasi Negara, FISIP, Universitas Cendrawasih, 1986
- S2 (Magister) Bidang Ekonomi Pembangunan, Universitas Gjah Mada, Yogyakarta, 2000
- S3 (Doktor) Bidang Ilmu Sosial, Universitas Padjadjaran, Bandung, 9 Mei 2005

Karir:
- PNS Setwilda Tingkat I Irian Jaya, 1978
- Anggota DPR RI, 1997-1999
- Anggota Komisi IV DPR-RI, 1999-2004
- Ketua Kapet Biak Provinsi Papua, 2000
- Gubernur Papua, 2001-2005

Organisasi:
- Ketua DPD KNPI Tngkat I Irian Jaya, 1982-1985
- Wakil Sekretaris DPD Golkar Tingkat I, Irian Jaya, 1986-1987
- Wakil Ketua DPD Golkar Tingkat I Irian Jaya, 1988-1993
- Pengurus Departemen Tani dan Nelayan DPP Golkar, 1998

Alamat Kantor Gubernur Papua:
Gedung Negara, Jl. Trikora Dok V Atas-Jayapura
Telepon Kantor: (0967) 533381

Alamat Rumah Gubernur Papua:
Gedung Negera, Jl. Trikora Dok V Atas-Jayapura

0 comments: