Rabu, 10 November 2010

PUISI TERAKHIR

puisi terakhir menyudahi segalanya,
lalu kukumpulkan
senja demi senja dihatiku,
seperti daun-daun yang jatuh dari ranting.

puisi terakhir menutup daun jendela,
lalu kuburu
angin yang nyaris terbang dari kerongkonganku,
seperti kerinduan bunga pada taman-taman

puisi terakhir membuka pagar tamanmu
lalu kusudahi langkah dan ucapku disana,
seperti kau yang lebih dulu berdiam dalam kata !

puisi terakhir menutup senja halaman
tak ada lagi untuknya !

0 comments: